Sabtu, 18 Juli 2009

Sujudku disajadahmu

Begitu sunyi ....... diatas sajadah hijau lumut ini aku bertafakur, Adakah hal yang lebih damai selain menjadi kekasihMU Adakah yang lebih mengerti diriku seperti diriMU
Adakah keindahan yang begitu sempurna selain ciptaanMU
Adakah yang lebih hebat dan tidak pernah sombong selain diriMU
Setelah semua adalah diriMU
Adakah yang selalu setia mendengar keluh kesahku .... och hanya kaMU
Lalu mengapa aku harus selalu menyangkal keberadaanMU
Och.... kembali kuterdiam
Tetes demi tetes air bening mulai mengalir jatuh perlahan basahi sajadahmu
Mengapa selama ini aku menjauh .... bila diriMU selalu ada.
Kuhela nafas panjang ....
Takkan terlambat untuk jadi kekasihMU
Sayup kedengar panggilanmu begitu merdu
Kupejam mata dan kurasa begitu damai
Tunggulah aku duhai kekasih, akan kuangkat tangan ini menerima panggilanMU

Comments :

34 komentar to “Sujudku disajadahmu”

Ariyanti mengatakan...
on 

Semoga Mba Rachel selalu dilindungi Allah SWT... Amiin...

cahyadi mengatakan...
on 

Dia yang membuat kita menjadi ada dan hanya kepada Dialah kita akan kembali... makasih ya mbak dah kasih komen di rumah saya... salam kenal juga... salam terkasih..

Dinoe mengatakan...
on 

Nice artikel....semoga ALLAH SWT...mendengarkan doa kita semua..amin..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...
on 

Hanya Tuhan sang kekasih hati

Susy Ella mengatakan...
on 

Ya Allah.....

nice posting bu ^_^

angga chen mengatakan...
on 

ya allah indah sekali puisi ini...! thanks ya

Adria Khan mengatakan...
on 

andai saja semua ibu seperti mbak, duh senangnya....salam kenal mbak Rachel.

Heart of The Rain mengatakan...
on 

cinta memang harus diarahkan untuk meraih cinta yang paling sempurna, cinta didunia selayaknya adalah cara kita untuk memahami, betapa indahnya cinta yang telah Dia berikan kepada kita, betapa agung dan betapa tanpa batas, cinta yang paling sempurna adalah percintaan dengan Dia Yang Maha Agung :)

mocca_chi mengatakan...
on 

Tuhan ada buat kita, hii

salam kenal ya mbak ^ ^

Tukang Komen mengatakan...
on 

Semoga berkah dan Rahmatnya menyertai kita selalu..

Catatan harian mengatakan...
on 

wah wah .. keren buk. .bikin sendiri pula

Dinoe mengatakan...
on 

Kata-katanya dalam..dan sarat makna pencerahan

Ardhiansyam mengatakan...
on 

Tergetar mendengar nama-Nya...

Tisti Rabbani mengatakan...
on 

Tujuan hidup yang hakiki adalah menemukan Allah, memandang keindahan wajah-Nya yang kekal abadi, dan kemudian menghambakan diri dan mencintainya dengan sebenar-benar cinta, dari sanalah sumber hikmah dan karunia mengalir dengan deras, laksana guyuran air hujan dari langit.

nice poem, mbak..
salam kenal ^_^

buwel mengatakan...
on 

waaaaahhh semoga ya.....btw...siip mbak puisi nya.....

buwel mengatakan...
on 

Oiya salam kenal ya dari buwel...maaaabbb jadi 2 koment...

azarre mengatakan...
on 

Kadang manusia tertipu oleh setan yang menawarkan nilai2 semu belaka... tapi tak menyadari kalau Allah swt memberikan janji manis untuk hambaNya yang mau mendekatkan diri padaNya... Nice poem... salam kenal mbak... :)

kakara mengatakan...
on 

sering kali kita lupa, bahkan melupakan..
terima kasih tlah mengingatkan mba.. dapat pencerahan disini.
TFS ..

Aisha mengatakan...
on 

benar sis..manusia kadang lupa, karena kesibukan dunia.nice post sis.Thanks kunjungganya dan follownya ya.I'll follow you back.

genial mengatakan...
on 

mba' salam kenal iia... jd terenyuh baca doanya...

Susy Ella mengatakan...
on 

ella mampir d siang hari nih...huhuuhu lapeer hehheh

sastra radio mengatakan...
on 

award dari sastra radio juga buat anda, mbak. dibawa pulang ya..thanks.

Laksamana Embun mengatakan...
on 

Lam knal Mbak...

TukaraN Link yuk,, Link nya dah di psng di blog List nya Laksamana...

Di tunggu ya nama laksamana ada di blog listnya...

TRIIMATRA mengatakan...
on 

saatnya kembali ke jalan kebenaran :D

Pernikperempuan.blogspot.com Estimated Value $339.7 (webvaluer.org)

Ariel mengatakan...
on 

dahagaku ada padamu...
http://patahatiku.blogspot.com/2009/07/dahagaku-ada-padamu.html

princess mengatakan...
on 

memang cuma Tuhan yang paling bisa ngerti dan paling setia dengan keluh kesah kita yah. Terima kasih sudah mampir di blog ku ya mbak. Hehehe..orang Riau juga yah mbak, wah sama dong. Salam kenal yah mbak.. :)

genial mengatakan...
on 

mampir lagi :)

namaku wendy mengatakan...
on 

iyah takkan pernah ada kata terlambat, lebih bait terlambat daripada enggak sama sekali:) bagus mbak tulisannya..

Ronaldo Rozalino mengatakan...
on 

Sebuah Refleksi kehidupan

anaa mengatakan...
on 

salam kenal

Berry Devanda mengatakan...
on 

wah...dalam banget mbak...
semoga selalu dalam LindunganNya

KucingTengil mengatakan...
on 

dalem banget mbak... *banjir airmata*

an mengatakan...
on 

dalem akayk sumur aja hehehe mantep bagus poting seperti blogging tidak luta akan sang pencipta

Lifi Family mengatakan...
on 

Simple tapi berasa bacanya..thanx

Posting Komentar

 

Copyright © 2009 by PERNIK PEREMPUAN