Aku patuh padaMU
Aku tak melanggar aturanMU
Aku setia mengingatMU
Apakah semua ini belum cukup.
Jika bibir ini tak mampu melarangMU
Jika tangan ini tak mampu menahanMU
Jika air mata ini tak mampu merenyuhkanMU.
Satu kata yang tersisa " Kepasrahanku padaMU"
Selengkapnya...
Rabu, 19 Agustus 2009
Kepatuhan dan kepasrahanku
Senin, 03 Agustus 2009
Sulitnya merubah sebuah habit
" Aduh mengapa sich anak saya masih juga tak mampu untuk tidur sendiri ". Sepenggal kalimat diatas sering dikeluhkan sebahagian ibu. Mengapa kita tidak mampu mengatasinya ?
Yuk kita bahas !..
Kasih ibu sepanjang jalan, potongan pepatah ini memang benar adanya. Cinta dan kasih kita yang berlebih kadang membuat kita buta akan keberadaan dan kebebasan yang juga harus dimiliki oleh seorang anak.
Kemampuan anak untuk tidur sendiri itu tidak datang dengan sendirinya. Yang pasti sianak akan merasa damai tidur dekat atau dalam pelukan si ibu. Dan ironisnya si ibu juga akan merasa nyaman tidur kalau si anak ada didekatnya.
Yang ada dalam pikiran ibu " Ntar kalau dia kenapa-napa malam gimana, atau dia mimpi buruk, atau, atau dan selalu atau. "
OK... yang harus kita lakukan sebagai ibu adalah " bersikaplah bijaksana dan berpikirlah jauh kedepan ". Mengajar sianak untuk tidur sendiri adalah salah satu sikap kita melatih sianak mandiri dari dini.
Bagi ibu-ibu muda perbanyaklah perbendaharaan cerita. Bacakanlah anak kita cerita ringan yang bermanfaat agar sianak merasa nyaman, aman dan damai. Bersikaplah tegas kala sianak rewel, tetapi tegas mendidik. Bisikan keanak bahwa ibu selalu dan akan mendengar kala sianak memanggil sehingga anak merasa aman. Tutup dengan doa berdua. Jangan lupa belai dan ciumlah dia sebelum kita menutup pintu kamar.
Dilemanya .... kira-kira kita mampu tidak ya pisah tidur dari sikecil kita ???
Selengkapnya...
Senin, 22 Juni 2009
Bangunlah dari mimpi

Ini buat anak-anakku yang lagi jatuh cinta....
Cinta sering buatmu tersenyum sumbringah hingga wajahmu merah
Kadang engkau akan berlari bak anak usia balita yang dapat balon kegirangan
Merangkul dan menciumi aku, yang bahkan aku tak mengerti mengapa
Begitu besar pesona cinta hingga buatmu berubah
Masih kuingat beberapa tahun lampau
Wajah lugu yang kerap buatku tak tega ntuk pergi jauh darimu
Menangis minta mainan
Bergelayut manja dipundakku
Kini engkau menjelama menjadi gadis remaja nan cantik
Tak lagi minta mainan atau bergelayut manja
Menyenangi deringan HP, membalas Friendster dan Facebook
Kadanglebih suka menyendiri dan marah kalau disebut masih kanak-kanak
Duhai anakku,
Adakah yang telah terlewatkan olehku
Terlalu cepat waktu berlalu secepat zaman memutarmu
Walau kadang usiamu menurutku masih kecil baru berapa digit lewat dari angka 10
Suatu rasa baru yang disebut cinta menempel dihatimu
Suka atau tidak suka aku akan selalu berceloteh untukmu
Kembalilah menjadi gadis kecilku yang yang manis
Kelak kau akan mendapatkan cinta yang sesungguhnya
Cinta yang tak buatku ragu untuk melepasmu
Cinta yang buatmu dihargai dan damai sepanjang waktu
Kelak disisa usiaku tak ada air mata kesedihan dan penyesalan yang engkau hadiahkan untukku
Karena engkau telah memaknai hidup dengan cinta luas.
Selengkapnya...
